Sumber
asli dari semua ketengangan adalah “penyesuaian”. Orang selalu berupaya
untuk menjadi sesuatu, tidak puas dengan dirinya sebagaimana adanya.
Keberadaannya ditolak, keberadaanya tidak diterima, dan sesuatu yang
lain dipakai sebagai “idaman” untuk penyesuaian. Ketegangan akan selalu
ada antara keadaan “sekarang” dan “keinginan” Anda. Anda berhasrat untuk
“menjadi sesuatu”. Ketegangan berarti Anda tidak puas dengan apa yang
telah Anda capai dan terus berusaha untuk mendapatkan apa yang belum
Anda punya. Makin mustahil apa yang Anda inginkan makin banyak
ketegangan yang ada didalamnya. Keberadaan sendiri adalah tanpa
tegangan. Ketegangan selalu berhubungan dengan orientasi dan hipotesis
masa depan. Dia datang dari imajinasi kita. Anda dapat berimajinasi
sebagai orang yang lain berbeda dari diri Anda yang sebenarnya.
Kemampuan imajinasi Anda akan mencipta ketegangan. Jadi
semakin mampu seseorang berimajinasi, semakin besar kemungkinan
mengalami ketegangan. Dengan demikian esensi dari imajinasi telah
menjadi sifat yang merusak. Namun Imajinasi dapat juga bersifat
“membangun” dan kreatif, bila seluruh kapasitas imanjinasi Anda
dipusatkan pada “saat sekarang”. Imajinasi Anda tidak mencipta
keinginan-keinginan, dia digunakan untuk “hidup”. Pohon tidak tegang,
hewan tidak tegang, karena mereka tidak punya kemampuan berimajinasi.
Mereka ada dibawah titik ketegangan, bukan melampauinya. Ketegangan yang
ada pada mereka hanya bersifat “potensial” saja. Jadi Imajinasi Anda
menjadi aktif karena pesona dan daya tarik masa depan. Ada satu
pertanyaan menarik, bagaimana mungkin seseorang berimajinasi tentang
keadaan sekarang? Apa perlunya? Inilah yang mulai harus dimengerti. Bila
Anda sadar “ada” pada saat ini. Anda tidak hidup dalam imajinasi Anda.
Sesudah itu imajinasi dengan bebas akan mencipta kedalam saat itu
sendiri. Hanya pemusatan yang tepat diperlukan. Bila Imajinasi
dipusatkan pada “kenyataan” saat ini, ia mulai “mencipta”.
Jadi
Imajinasi Anda akan mulai mencipta, hanya jika “tanpa” tegangan, ini
berarti Anda telah mendapatkan “berkah” imajinasi dari kenyataan hidup
saat ini.
Disamping
ketegangan, setiap aspek hidup seseorang juga berada dalam
pertentangan-pertentangan. Masyarakat menuntut sesuatu, keluarga
menuntut sesuatu yang lain dan diri Anda menuntut sesuatu yang sama
sekali berlawanan. Pertentangan ini melahirkan pribadi-pribadi yang
tidak harmoni dan terpecah belah. Dipagi hari sesuatu dituntut, siang
hari lain lagi tuntutannya. Isteri Anda menuntut sesuatu, sedangkan ibu
Anda menuntut sesuatu yang berlawanan. Akhirnya kehidupan sehari-hari
merupakan tuntutan yang berlawanan satu sama lain, dan aspek keberadaan
hidup Anda berada dalam pertentangan diri Anda sendiri.
Kata
“kepribadian” mulai harus benar-benar dimengerti. Secara linguistik
kata personality berasal dari bahasa latin “persona” (topeng seorang
aktor). Kepribadian memang bagian yang
penting dari perkembangan. Seperti jika Anda menangkap seekor ikan
dilaut dan Anda melemparkannya di tepi pantai. Ikan itu akan melompat
lagi kelautan. Kini untuk pertama kalinya ia akan tahu bahwa ikan selalu
hidup di air. Sebelum ia terlempar kepantai, Ia tidak akan mengerti
bagaimana indahnya laut, bahkan tak akan pernah berpikir tentang laut..
Namun begitu semua kepribadian adalah "semu". Anda bisa memakai berbagai
"topeng" kepribadian namun yang terpenting adalah bagian terdalam diri
Anda. Orang harus alami dan belajar menjadi alami. Kepribadian
diperlukan ketika Anda berkomunikasi dengan orang lain, tetapi
kepribadian adalah penghalang ketika Anda mulai berhubungan dengan diri
sendiri. Kepribadian sangat baik saat anda berhubungan dengan manusia,
namun kepribadian adalah suatu penghalang saat Anda mulai berhubungan
dengan kehidupan itu sendiri.
Pondok Holistik - 7
Body and Soul Harmony
Phone : 0274 - 925.3434 / 0821.3844.3434
Email : pondokholistik7@gmail.com
