Memahami diri sendiri adalah sesuatu
yang sangat mendasar. Tidak sulit dan tidak mungkin sulit. Bahkan tidak
dibutuhkan teknik baru untuk mengenal siapa Anda. Saat ini Anda hanya
perlu meninggalkan kebiasaan untuk selalu “memikirkan” benda. Anda boleh
memandang benda tapi berusahalah untuk tidak memikirkannya. Jangan
katakan,” apa jenis pohon ini?” jangan katakan pohon ini “hijau” atau
“kering.” Jadi cukup pandangi saja pohon itu sebagaimana adanya.
Berusahalah agar tidak membuat pikiran “bergejolak” disekitar pohon.
Seseorang bisa melakukannya dimana saja dan memandang apa saja. Tidak
ada sesuatu yang akan terjadi, kecuali sesaat pikiran menjadi “diam”.
Pohon itu tetap ada disana dan Anda tetap ada disini, namun pikiran
tidak hadir antara pohon dan Anda. Interval inilah yang disebut
“keheningan”. Pikiran kita hanya perlu diam untuk bisa mendengar “bahasa
tubuh”. Sebab kepala terlalu ramai untuk bisa mendengarkan kemurnian
dari suara hati dan bahasa tubuh. Hanya jika
segalanya “hening”, Anda baru dapat mendengar dan didengar. Tetapi itu
adalah “mata rantai” anda dan kehidupan. Begitu Anda mendengarnya, Anda
akan tahu dimana Anda terhubung, terkaitkan, terjembatani dengan
kehidupan. Berhubungan dengan tubuh adalah sensifitas yang mendalam.
Namun kita hampir kehilangan kapasitas untuk terhubung dengan tubuh.
Kalaupun ada hubungan, itu bukan dengan kepala melainkan justru dengan
sakit kepala, bukan dengan jantung melainkan pada sakit jantungnya. Saat
kaki Anda sakit, Anda terhubung untuk perhatian pada kaki, namun
keterhubungan ini sering tidak terjadi saat kaki Anda dalam keadaan
sehat. Jadi mulailah untuk belajar lebih sensitif dengan tubuh Anda.
Mulailah untuk merasakan tubuh dari luar karena lebih mudah. Dan jika
seseorang tidak bisa merasakan dari luar, orang itu akan kesulitan
merasakan apa yang ada didalam. Saat Anda berjalan dibawah sinar
matahari, rasakan cahaya yang menimpa wajah Anda. Jika Anda bisa
merasakannya, berarti Anda juga bisa merasakan “cahaya” dalam tubuh.
Saat Anda berbaring ditaman, rasakan rumputnya yang hijau mengelilingi
Anda. Rasakan bau yang berasal dari tanah. Jika Anda merasakannya, Anda
akan merasakan apa yang terjadi pada “organ dalam” Anda. Saat Anda
mandi, rasakan air mengalir dikulit Anda. 90% tubuh Anda adalah air.
Jika seseorang tidak merasakannya, maka orang itu akan kesulitan
merasakan aliran dan ombak dari air dirinya sendiri. Jika seseorang
tidak bisa merasakan sinar matahari, tidak bisa merasakan hujan atau
tidak bisa merasakan apapun disekitarnya, maka orang itu tidak akan bisa
merasakan hal lain yang lebih dalam seperti cinta dan keharuan. Itu
sangat sulit. Orang tersebut hanya bisa merasakan kemarahan, kekerasan
dan kesedihan, karena semua itu kasar. Jadi cobalah untuk lebih sensitif
terhadap tubuh Anda. Dengarkan tubuh Anda, karena setiap saat tubuh
mengatakan banyak hal tentang Anda dan lingkungan disekitar Anda. Tubuh
Anda memiliki “akar” yang dalam dengan kehidupan, tubuh Anda alami dan
“milik” alam semesta. Berusahalah walau sesaat untuk berdiri diatas
tanah tanpa alas kaki dan rasakan adanya energi yang mengalir dari bumi.
Kaki adalah akar karena mereka menghubungkan Anda dengan bumi. Jika
Anda terhubung dengan bumi, Anda tehubung dengan kehidupan. Jika Anda
terhubung dengan tanah, Anda terhubung dengan tubuh Anda. Dan ketika
seseorang sudah mengakar dengan tanah, dirinya akan menjadi sangat peka
dan terpusat. Sangat penting untuk mempunyai keterpusatan, agar
seseorang bisa hidup secara “utuh”, tidak rentan dibingkai oleh
keinginan, tidak terpecah-pecah dalam pertentangan dan konflik batin.
Orang yang mudah putus asa, seringkali hidupnya tidak pernah “mengakar”
dengan kehidupan. Dan inilah yang dibutuhkan banyak orang, menyatu
dengan potensi “akar” kehidupan. Setelah kaki sudah bisa mengakar ke
tanah, tariklah nafas sedalam mungkin agar pernafasan Anda juga bisa
mengakar kedalam tubuh. Dan tahan nafas Anda didaerah “hara” (2 inchi
dibawah pusar). Hara adalah pusat nafas seseorang. Dari haralah
kehidupan “dimulai” dan di haralah kehidupan “berakhir”. Semakin dalam
nafas Anda menyadari potensi “hara”, semakin dalam pula kesadaran Anda
untuk tidak takut menghadapi kesulitan hidup dan bayang-bayang kematian.
Pondok Holistik - 7
Body and Soul Harmony
Phone : 0274 - 925.3434 / 0821.3844.3434
Email : pondokholistik7@gmail.com
